Strategic Triangle Pada Lembaga Keuangan Mikro Syariah Berbasis Pesantren: Studi Kasus Koperasi Al Iqtishod Lil Muamalah Mawaddah Syariah Jawa Timur

Authors

  • Abdurrahman Rifki Author
  • Maqbul Sholeh Institut Agama Islam Miftahul Ulum Pamekasan image/svg+xml Author

Keywords:

Strategic Triangle, public value, koperasi syariah, Baitul Maal wat Tamwil, pesantren

Abstract

KSPPS berbasis pesantren merupakan organisasi hibrida yang mengemban mandat ganda, yaitu fungsi bisnis melalui Baitul Tamwil dan fungsi sosial-keagamaan melalui Baitul Maal, sehingga ketegangan antara orientasi keberlanjutan usaha dan misi sosial menjadi tantangan manajerial yang khas. Penelitian ini menganalisis keseimbangan tiga elemen Strategic Trianglelegitimacy and support, public value, dan operational capacity — pada Koperasi Al Iqtishod Lil Muamalah Mawaddah Syariah Jawa Timur (BMT Mawaddah) dengan pendekatan studi kasus kualitatif deskriptif berbasis dokumen Laporan Pertanggungjawaban RAT Tahun Buku 2025. Analisis isi dilakukan secara terstruktur sesuai kategori Strategic Triangle dan dilanjutkan dengan telaah keseimbangan antarelemen. Temuan menunjukkan bahwa BMT Mawaddah memiliki legitimasi berlapis (hukum, keagamaan, dan akuntabilitas publik) serta kapasitas operasional yang relatif memadai, namun perlambatan pertumbuhan keanggotaan mengindikasikan potensi ketimpangan pada elemen penciptaan nilai publik, khususnya dari sisi perluasan jangkauan (outreach). Penelitian ini berkontribusi memperluas aplikasi kerangka Strategic Triangle ke konteks organisasi hibrida berbasis nilai keagamaan di Indonesia, sekaligus menyediakan basis empiris bagi pengurus koperasi syariah berbasis pesantren untuk mengevaluasi keseimbangan strategis kelembagaannya secara lebih transparan dan reflektif.

Downloads

Published

2025-12-23