MANAJEMEN FUNDRAISING DAN DISTRIBUSI ZAKAT BERBASIS NILAI DAKWAH: Studi Konseptual pada BAZNAS Kabupaten Pamekasan

Authors

  • Ahmad Baikuni Author
  • Fawaid Author

Keywords:

manajemen dakwaht, manajemen zakat, BAZNAS, fungsi manajemen, filantropi Islam, akuntabilitas zakat

Abstract

Realisasi pengumpulan zakat nasional baru mencapai sekitar 10% dari potensi Rp327 triliun. Kesenjangan ini menuntut penguatan manajemen lembaga zakat di tingkat lokal, tempat sebagian besar interaksi antara muzakki dan mustahik sesungguhnya terjadi. Artikel ini bertujuan untuk membaca secara konseptual bagaimana fungsi manajemen dakwah—perencanaan (takhthith), pengorganisasian (tanzhim), penggerakan (tawjih), dan pengendalian (riqabah)—menjelaskan pola pengelolaan zakat di tingkat kabupaten, dengan BAZNAS Kabupaten Pamekasan sebagai ilustrasi kasus. Kasus ini dipilih karena BAZNAS Kabupaten Pamekasan pernah menerima apresiasi dari BAZNAS RI atas program Rumah Layak Huni, memiliki dokumentasi publik yang relatif tersedia, dan berada dalam konteks sosial-keagamaan Madura yang belum banyak dikaji dari perspektif manajemen dakwah. Artikel ini disusun melalui kajian pustaka atas literatur manajemen dakwah dan manajemen zakat serta dokumen publik resmi BAZNAS Kabupaten Pamekasan, tanpa akses terhadap data primer/internal. Berdasarkan dokumen publik yang tersedia, keempat fungsi manajemen dakwah tersebut dapat dipetakan pada praktik BAZNAS Kabupaten Pamekasan, mulai dari koordinasi Unit Pengumpul Zakat hingga diversifikasi program distribusi. Artikel ini juga mengusulkan penambahan dua dimensi—ibtikar (inovasi/digitalisasi) dan takaful (kemitraan lintas sektor)—pada kerangka manajemen dakwah konvensional sebagai proposisi konseptual yang perlu diuji lebih lanjut, bukan sebagai temuan empiris.

Downloads

Published

2024-10-15

Issue

Section

Artikel