Acceptance and Commitment Therapy (ACT) dalam Konseling Pesantren: Eksplorasi Pengalaman Santri dalam Menghadapi Experiential Avoidance
DOI:
https://doi.org/10.36420/gbqg6204Keywords:
Acceptance and Commitment Therapy (ACT), Konseling Pesantren, Experiential AvoidanceAbstract
Kecenderungan menghindari pengalaman psikologis yang tidak menyenangkan (experiential avoidance) sering muncul pada remaja dalam situasi yang memunculkan tekanan emosional maupun evaluasi sosial. Di pesantren, kondisi ini dapat memengaruhi keberanian santri dalam berinteraksi, berpartisipasi dalam kegiatan publik serta menghadapi tuntutan akademik. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan konseling yang mampu membantu santri mengelola pengalaman internal secara lebih adaptif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus di Pondok Pesantren Miftahul Huda Pragaan Sumenep, adapun subjek peneliti (konseli) tiga orang santri yang menunjukkan kecenderungan penghindaran terhadap situasi yang memunculkan ketidaknyamanan emosional. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk experiential avoidance yang dialami santri meliputi penarikan diri dari interaksi sosial, kecemasan berbicara di depan umum dan rendahnya kepercayaan diri dalam menghadapi tuntutan performatif. Penerapan enam prinsip dasar ACT, yakni kesadaran saat ini, defusi kognitif, penerimaan, diri sebagai konteks, klarifikasi nilai dan tindakan berkomitmen, menunjukkan adanya perubahan bertahap pada perilaku dan respons emosional konseli. Santri mulai mampu menerima pengalaman internal yang tidak nyaman, mengurangi keterikatan pada pikiran negatif, serta mengambil tindakan yang lebih selaras dengan nilai dan tanggung jawabnya. Secara umum, melalui pendekatan ACT santri yang mengalami experiential avoidance telah menunjukkan adanya perubahan pada psikologis santri yang lebih fleksibel. Oleh karena itu, pendekatan ACT dapat dijadikan sebagai alternatif pendekatan dalam layanan bimbingan dan konseling di pesantren khususnya dalam menangani fleksibilitas psikologis santri, sekaligus menjadi acuan bagi pengembangan program pendampingan psikologis yang lebih kontekstual sesuai dengan karakteristik lingkungan pendidikan Islam.
References
Amri, Syaipul. 2018. “Pengaruh Kepercayaan Diri (Self Confidence) Berbasis Ekstrakurikuler Pramuka Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Sma Negeri 6 Kota Bengkulu.” Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia 03 (02).
Astiwi Kurniati and Arie Supriyatna. 2022. “Efektivitas Konseling Kelompok Realitas Teknik Want, Direction, Evaluation Dan Plant (WDEP) Untuk Meningkatkan Tanggung Jawab Menyelesaikan Skripsi.” JURNAL BASICEDU 6 (2). DOI: https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i2.2254
Budi Astuti, Mitta Kurniasari, and Diana Septi Purnama. 2024. “Peningkatan Keterampilan Guru BK Dalam Menentukan Diagnosis Dan Prognosis Masalah Siswa Menggunakan Pendekatan REBT.” DA’WA: Jurnal Bimbingan Penyuluhan & Konseling Islam 4 (1). DOI: https://doi.org/10.36420/dawa.v4i1.537
Daulay, Maslina. 2021. “Proses Diagnosis dalam Bimbingan dan Konseling.” Jurnal Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam 3 (1): 101–16. https://doi.org/10.24952/bki.v3i1.4065. DOI: https://doi.org/10.24952/bki.v3i1.4065
Feny Rita Fiantika, Mohammad Wasil, Leli Honesti, Sri Jumiyati, Sri Wahyuni, and Jonata. 2022. Metodologi Penelitian Kualitatif. PT. Global Eksekutif Teknologi.
Fuji Ayda Lestari Saragih and Purbatua Manurung. 2023. “Penerapan Layanan Bimbingan Kelompok untuk Membentuk Percaya Diri Tanpa Insecure pada Siswa SMA.” G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling 7 (03): 636–45. https://doi.org/10.31316/gcouns.v7i03.4936. DOI: https://doi.org/10.31316/gcouns.v7i03.4936
Hasani, R. Nafa Estrada Agil. 2025. “Terapi Kognitif untuk Menurunkan Ketakutan akan Evaluasi Negatif pada Mahasiswa dengan Social Anxiety Disorder.” Procedia: Studi Kasus dan Intervensi Psikologi 13 (4): 224–31. https://doi.org/10.22219/procedia.v13i4.37476. DOI: https://doi.org/10.22219/procedia.v13i4.37476
Hayes, Steven C., Kirk D. Strosahl, Kara Bunting, Michael Twohig, and Kelly G. Wilson. 2004. “What Is Acceptance and Commitment Therapy?” In A Practical Guide to Acceptance and Commitment Therapy, edited by Steven C. Hayes and Kirk D. Strosahl. Springer US. https://doi.org/10.1007/978-0-387-23369-7_1. DOI: https://doi.org/10.1007/978-0-387-23369-7
Ismoyowati, Tri Wahyuni. 2023. “Strategi Pemberdayaan Masyarakat Dengan Acceptance and Commitment Therapy (ACT) Untuk Mencegah Gangguan Psikososial Pada Masyarakat Dengan PTM Masa Pasca Pandemi.” JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat 1 (3): 209–12. https://doi.org/10.62085/jms.v1i3.42. DOI: https://doi.org/10.62085/jms.v1i3.42
Istikakimi and Venna Kurniawati. 2024. “Upaya meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa dalam Berbicara di Depan Umum dengan Media Modul dan Tugas Tantangan.” JSPED 2 (1): 128. https://doi.org/10.24114/jpbp.v30i2.57943. DOI: https://doi.org/10.54180/jsped.v2i1.503
Jaya, Meigo Anugra, Hartini Hartini, and Rini Puspitasari. 2024. “Konseling Kelompok dengan Teknik Acceptance Commitment Therapy (ACT) dalam Meningkatkan Kesejahteraan Spiritual Mahasiswa.” Tarbiyatuna: Kajian Pendidikan Islam 8 (1): 001. https://doi.org/10.69552/tarbiyatuna.v8i1.2085. DOI: https://doi.org/10.69552/tarbiyatuna.v8i1.2085
Khoirul Muslimin and Maswan. 2021. KECEMASAN BERKOMUNIKASI: Mengatasi Cemas Berkomunikasi Di Depan Publik. UNISNU PRESS.
Kibtiyah, Maryatul, Nailu Rokhmatika, Ayu Faiza Algifahmy, and Maulida Khasanah. 2024. “Implementasi Model Konseling Komprehensif Berbasis Pesantren.” Coution : Journal of Counseling and Education 5 (1). DOI: https://doi.org/10.47453/coution.v5i1.1811
Lenaini, Ika. 2021. “Teknik Pengambilan Sampel Purposive dan Snowball Sampling.” HISTORIS : Jurnal Kajian, Penelitian & Pengembangan Pendidikan Sejarah 6 (1).
Mahsunah, Ati’, Musbikhin Musbikhin, and Muhimmatul Hasanah. 2023. “Pengaruh Self Efficacy terhadap Kepercayaan Diri pada Siswa.” Al-Ihath: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam 3 (1): 34–48. https://doi.org/10.53915/jbki.v3i1.318. DOI: https://doi.org/10.53915/jbki.v3i1.318
Mohamad Natami Nejad, Mohammadreza Noroozi Homayoon, Masoud Sadeghi, and Esmaeil Sadri Damirchi. 2025. “Development of a Student Social Anxiety Model Based on Uncompromising Perfectionism and Experiential Avoidance with a Mediating Role of Difficulty in Emotion Regulation.” Journal of Applied Psychological Research 16 (2).
Muhammad Riswan Rais. 2022. “Kepercayaan Diri (Self Confidence) Dan Perkembangannya Pada Remaja.” Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan Dan Konseling 12 (1). DOI: https://doi.org/10.30829/al-irsyad.v12i1.11935
Novianti, Wini Resna, Windy Rachmawati, and Titin Sutini. 2023. “Prevalensi Kecenderungan Social Withdrawal (Hikikomori) pada Remaja di Kota Bandung.” Jurnal Keperawatan Silampari 6 (2): 1730–36. https://doi.org/10.31539/jks.v6i2.5407. DOI: https://doi.org/10.31539/jks.v6i2.5407
Novita Hidayanti. 2023. “Implikasi Self Efficacy Albert Bandura Dalam Pendidikan Agama Islam.” Risalah: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam 9 (4).
Rahma, Alya Zykratul, and Primi Rohimi. 2024. “Gelar Karya Sebagai Upaya Penguatan Public Speaking Mahasiswa Program Studi KPI IAIN Kudus.” Journal Proxemics 1 (2). DOI: https://doi.org/10.55638/jprox.v1i2.119
Rengganawati, Hana. 2024. “Kecemasan dalam Berbicara di Depan Umum pada Kalangan Mahasiswa Berusia 17-22 Tahun.” Indonesian Journal of Digital Public Relations (IJDPR) 2 (2): 60. https://doi.org/10.25124/ijdpr.v2i2.6953. DOI: https://doi.org/10.25124/ijdpr.v2i2.6953
Rifki. 2024. “Strategi Pengembangan Kemampuan Public Speaking dan Dampaknya terhadap Self Confidence Peserta Didik (Studi Komparatif MAN 1 Banda Aceh dan MAN 4 Aceh Besar).” Edukasi Elita: Jurnal Inovasi Pendidikan 1 (4). DOI: https://doi.org/10.62383/edukasi.v1i4.607
Santoso, Bram Kristian, IGAA Noviekayati, and Amherstia Pasca Rina. 2022. “Kecemasan sosial pada remaja akhir: Bagaimana peranan adiksi media sosial?” INNER: Journal of Psychological Research 2 (3).
Shi, Rui, Shilei Zhang, Qianwen Zhang, Shaoping Fu, and Zhenhong Wang. 2016. “Experiential Avoidance Mediates the Association between Emotion Regulation Abilities and Loneliness.” PLOS ONE 11 (12): e0168536. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0168536. DOI: https://doi.org/10.1371/journal.pone.0168536
Soroush Zolghadri, Ahmad Borjali, and Farideh Hosseinsabet. 2022. The Effect of Acceptance and Commitment Group Therapy on The Psychological well-being And Happiness of Divorce Children.
Suko Budiono. 2021. “Konseling Kreatif Dan Inovasi Dalam Penelitian Tindakan Bidang Bimbingan Dan Konseling.” ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas Dan Sekolah 1 (1). DOI: https://doi.org/10.51878/action.v1i1.360
Suryana, Ermis, Siska Wulandari, Eci Sagita, and Kasinyo Harto. 2022. “Perkembangan Masa Remaja Akhir (Tugas, Fisik, Intelektual, Emosi, Sosial dan Agama) dan Implikasinya pada Pendidikan.” JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan 5 (6): 1956–63. https://doi.org/10.54371/jiip.v5i6.664. DOI: https://doi.org/10.54371/jiip.v5i6.664
Unsiyyah, Ummi Farhatil. 2025. “Analisis Nilai Sosial dalam Al-Quran untuk Mengatasi Terjadinya Social Withdrawal.” Izzatuna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir 6 (1): 92–104. https://doi.org/10.62109/ijiat.v6i1.157. DOI: https://doi.org/10.62109/ijiat.v6i1.157
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Heri Fadli Wahyudi, Musyfiquddin, Syaifatul Jannah, Bagus Amirullah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







