Artificial Intelligence sebagai Mitra Inovatif dalam Manajemen Dakwah Modern 

Authors

  • Rohman IUQI BOGOR Author
  • Dian Wulan Sari Author

Keywords:

manajemen dakwah, transformasi digital, etika Islam, teknologi dakwah, AI dalam Islam

Abstract

Tujuan: Penelitian ini berfokus pada peran kecerdasan buatan (AI) sebagai mitra inovatif dalam manajemen dakwah Islam di era digital. Tujuannya adalah menelaah peluang transformatif yang ditawarkan teknologi, sekaligus mengidentifikasi tantangan etis dan teologis yang muncul dalam penerapannya.

Design/metodologi/pendekatan: pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka, data dikumpulkan dari jurnal, buku, dan prosiding konferensi yang relevan. Analisis dilakukan secara deskriptif‑analitis dengan kerangka teoritis yang berlandaskan prinsip Islam seperti maslahah, amanah, dan maqasid al‑shari‘ah.

Findings: menunjukkan bahwa AI dapat meningkatkan efisiensi manajemen dakwah dalam tiga aspek utama: perencanaan dan pengorganisasian kegiatan, analisis serta evaluasi program, dan pelayanan dakwah digital yang lebih interaktif. Teknologi ini terbukti mampu memperluas partisipasi jamaah, meningkatkan relevansi program, dan memperkuat keterlibatan audiens. Meski demikian, ada tantangan serius yang harus diantisipasi, mulai dari otentisitas pesan, risiko dehumanisasi, etika data, hingga legitimasi teologis. Karena itu, AI perlu diposisikan sebagai khadim al‑dakwah (pelayan dakwah) yang mendukung, bukan menggantikan, peran ulama dan dai. Kontribusi utama penelitian ini terletak pada kerangka konseptual “AI sebagai mitra inovatif” yang menekankan hubungan simbiosis antara kecerdasan buatan dan manusia, serta menawarkan prinsip etika data Islami sebagai panduan implementasi. Secara praktis, studi ini merekomendasikan kerangka tata kelola yang komprehensif agar lembaga dakwah dapat mengadopsi teknologi AI secara bertanggung jawab dan tetap selaras dengan nilai‑nilai Islam.

Originalitas: Penelitian ini memberikan kontribusi orisinal dengan mengintegrasikan perspektif teologis Islam dan manajemen modern dalam konteks transformasi digital dakwah. Studi ini menawarkan kerangka konseptual "AI sebagai mitra inovatif" yang menekankan relasi simbiosis antara kecerdasan buatan dan kecerdasan manusia, serta mengusulkan prinsip-prinsip Islamic data ethics sebagai panduan implementasi AI yang etis dan selaras dengan maqasid al-shari'ah. Kontribusi praktisnya terletak pada rekomendasi governance framework yang komprehensif untuk lembaga dakwah dalam mengadopsi teknologi AI secara bertanggung jawab.

 

 

Downloads

Published

2025-12-31

Issue

Section

Articles

How to Cite

Artificial Intelligence sebagai Mitra Inovatif dalam Manajemen Dakwah Modern  . (2025). Dami: Dakwah Management Insights, 1(1). https://ejournal.iaimu.org/index.php/dami/article/view/113

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.