Expressive Writing sebagai Terapi Mandiri untuk Mereduksi Stres Akademik Mahasiswa
DOI:
https://doi.org/10.36420/c1crda96Keywords:
Expressive writing, stres akademik, mahasiswaAbstract
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa efektif teknik expressive writing dalam mengurangi stres akademik pada mahasiswa program studi bimbingan dan konseling pendidikan islam negeri (UIN) Madura.. Mahasiswa ini berada dalam fase dewasa awal dengan tuntutan akademik serta proses pembentukan identitas profesional konselor sebagai calon konselor, sehingga rentan mengalami stres akademik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif quasi-experimental design, desain yang digunakan pretest-posttest control group design. Sampel berjumlah 60 mahasiswa yang dipilih secara purposive sampling dan dibagi menjadi 30 kelompok eksperimen dan 30 kelompok kontrol. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa expressive writing terbukti efektif dalam mereduksi tingkat stres akademik mahasiswa. Hal ini ditunjukkan oleh adanya penurunan skor stres akademik yang signifikan pada kelompok eksperimen setelah diberikan intervensi expressive writing dan berdasarkan hasil uji Independent Sample t-Test terhadap skor posttest antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol menunjukkan perbedaan yang signifikan (t = 7,036; p = 0,000 < 0,05). Dengan demikian, expressive writing dapat dipandang sebagai pendekatan intervensi psikologis yang sederhana, aplikatif, dan berbasis bukti ilmiah dalam mendukung pengelolaan stres akademik pada mahasiswa, khususnya pada fase dewasa awal yang rentan terhadap tekanan akademik.
References
Adinda, S. T., & Prastuti, E. (2021). Regulasi emosi dan dukungan sosial: sebagai prediktor ide bunuh diri mahasiswa. Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi, 6(1), 135-151.
Alim, M., Khaeroini, A., & Jamaluddin, M. (2025). Efektivitas Teknik Journaling terhadap Penurunan Stres Akademik pada Mahasiswa. Jurnal Psikologi, 2(4), 10-10.
Ansyah, E. H., & Susanti, P. N. (2023). Hubungan dukungan sosial dengan stres akademik mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Jurnal Consulenza: Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi, 6(2), 214-223.
Apriani, P. (2024). Expressive Writing Therapy dan Exposure Therapy untuk Mengurangi Kecemasan Sosial pada Remaja Korban Bullying (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Malang).
Bariyah, A. K. (2022). Pencegahan Depresi Remaja Melalui Revitalisasi Pendidikan Keluarga (Doctoral dissertation, Institut PTIQ Jakarta).
Cheung, R. Y., Chung, H. S., & Ng, M. C. (2021). Expressive writing and well-being in Chinese emerging adults: Is emotion regulation an underlying mechanism?. Emerging Adulthood, 9(6), 679-689.
Fatchurrahmi, R., & Urbayatun, S. (2022). Peran kecerdasan emosi terhadap quarter life crisis pada mahasiswa tingkat akhir. Jurnal Psikologi Teori Dan Terapan, 13(2), 102-113.
Fauziah, N.R.A., Rozie, F., Rukmiyati., Koesmini.A.D.(2025) Implementasi Expressive Writing sebagai sarana regulasi diri dan penyaluran emosi pada siswa kelas IV di SDN Mlajah 2 Bangkalan, 5 (01),
Fayyaza, A. R., Al-Jannah, H. H., Chairina, N. A., Alyannisa, N. S., Amalia, S. F., & Damayanti, W. (2025). Analisis Faktor Akademis yang Memengaruhi Tingkat Kesejahteraan Psikologis Mahasiswa. Jurnal Psikologi, 2(4), 11-11.
Giyati, A. N., & Whibowo, C. (2023). Hubungan antara self-compassion dan regulasi emosi dengan stres pada dewasa awal. Psikodimensia: Kajian Ilmiah Psikologi, 22(1), 83-95.
Gortner, E. M., Rude, S. S., & Pennebaker, J. W. (2006). Benefits of expressive writing in lowering rumination and depressive symptoms. Behavior therapy, 37(3), 292-303.
Hakim, R., & Rajan, A. V. (2025). Expressive Writing: An Intervention to Enhance Emotional Regulation, Sleep Quality, and Self-Compassion in Competitive Exam Aspirants. International Journal of Indian Psychȯlogy, 13(1).
Hutagalung, I. (2025). Efek Expressive Writing untuk Menurunkan Stress Akademik pada Siswa SMA.
Jones, B. K., & Destin, M. (2021). Effects of positive versus negative expressive writing exercises on adolescent academic achievement. Journal of Applied Social Psychology, 51(6), 549-559.
Jusuf, M. I., Niasnugrahani, M., Ginting, S., Lubis, A.H., Handayani, L., & Nurdiyani, N. (2023)Terapi menulis ditinjau dari berbagai perrspektif. Ideas Publishing,
Kesuma, D. D. (2016). Stress dan Strategi Coping Pada Anak Pidana. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 4(3).
Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress, appraisal, and coping. New York: Springer Publishing Company.
Mahardhani, F. O., Ramadhani, A. N., Isnanti, R. M., Chasanah, T. N., & Praptomojati, A. (2020). Pelatihan strategi koping fokus emosi untuk menurunkan stres akademik pada mahasiswa. Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP), 6(1), 60-75.
Nursolehah,R., & Rahmiati, R. (2022).Pengaruh Expressive writing terhadap penurunan stres akademik mahasiswa. Jurnal Basicedu, 6 (4), 6708.
Pennebaker, J. W., & Chung, C. K. (2007). Expressive writing, emotional upheavals, and health. Foundations of health psychology, 263.
Pennebaker, J. W., & Smyth, J. M. (2016). Opening up by writing it down: How expressive writing improves health and eases emotional pain. Guilford Publications.
Permata, N. G., & Laili, N. (2025). Peran dukungan sosial dan manajemen waktu pada stres akademik mahasiswa tingkat akhir Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam, 8(1), 101-122.
Ramadhan, H. (2022). Gambaran Tingkat Stress Akademik Pada Mahasiswa Akhir Yang Sedang Menyusun Skripsi. Journal Education of Batanghari, 4(10), 01-08.
Sa'idah, I. (2019). Teori dan Teknik Konseling. Pamekasan: IAIN Madura Press.
Safithry, E. A., & Dewi, I. S. (2020). Terapi Menulis Ekspresif Untuk Menurunkan Tingkat Stres Akademik Peserta Didik Di Sekolah Full Day School: Expressive Writing Therapy To Reduce Academic Stress Of Students In Full Day School. Suluh: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 5(2), 40-47.
Sari, N. (2024). Dampak Stres Akademik terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa. VAKSIN: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran, 1(01), 32-36.
Sholihah, R., & Harahap, H. L. (2020). Teknik Expressive Writing Untuk Mengatasi Self Injury Pada Penerima Manfaat Di Panti Pelayanan Sosial Anak (Ppsa) Tawangmangu (Doctoral dissertation, IAIN SURAKARTA).
Susanti, R., & Supriyantini, S. (2013). Pengaruh expressive writing therapy terhadap penurunan tingkat kecemasan berbicara di muka umum pada mahasiswa. Jurnal Psikologi, 9(2), 119-129.
Tasalim, R., & Cahyani, A. R. (2021). Stres akademik dan penanganannya. Guepedia.
Taylor, D. (2020). Reflective practice in the art and science of counselling: A scoping review. Psychotherapy and Counselling Journal of Australia, 8(1).
Utami, W. (2016). Pengaruh Kecenderungan Neurotik Dan Self-Efficacy Terhadap Psychological Well Being Pada Mahaiswa Psikologi Universitas Muhamdiyah Malang. Journal An-Nafs, 1(2).
Wulansari, W.,&Qiptiah,D. (2025).Reflective writing sebagai teknik bimbingan dan konseling untuk meningkatkan emotional awareness mahasiswa universitas mochammad sroedji jember. Jurnal pendidikan dan konseling, 15 (02), 287.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ishlakhatus Sa'idah, Diana Vidya Fakhriyani, Misnawi, Abbadi Ishomuddin, Ayu Pratiwi Dhila Wulandari (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









