NILAI TOLERANSI ANTAR UMMAT BERAGAMA DALAM BINGKAI BHINNEKA TUNGGAL IKA
Keywords:
Nilai. Toleransi. Ummat Beragama. Bhinneka Tunggal IkaAbstract
Secara esensial, setiap individu menginginkan kehidupan yang penuh kedamaian, kedamaian ini dapat dicapai melalui pemahaman yang mendalam terhadap makna dan nilai dari setiap perbedaan. Di Indonesia, keragaman masyarakat menjadi elemen yang memungkinkan terwujudnya kehidupan yang harmonis dan bahagia, berkat adanya sikap toleransi antar sesama. Dalam kerangka ajaran Islam, toleransi mencerminkan sikap keterbukaan dan penerimaan terhadap berbagai perbedaan. Keberagaman suku, bangsa, warna kulit, bahasa, adat istiadat, budaya, serta elemen lainnya menggambarkan pluralitas yang ada di Indonesia. Sebagai negara yang kaya akan keragaman budaya, Indonesia memfasilitasi pengaruh dan integrasi budaya lokal yang berkembang. Ajaran Islam menekankan pentingnya penghormatan terhadap penganut agama lain tanpa adanya pemaksaan terhadap keyakinan Islam. Prinsip-prinsip ajaran Islam memungkinkan individu dari agama lain untuk menjalankan ritus keagamaan mereka dengan bebas. Toleransi dalam Islam berlaku tidak hanya kepada sesama penganut agama Islam, tetapi juga kepada individu yang berbeda keyakinan. Dalam perspektif Islam, toleransi dikenal sebagai tasamuh, yang mencakup sikap murah hati, terbuka, dan saling menghargai dalam interaksi sosial. Konsep ini menekankan pentingnya pengertian dan penghargaan terhadap perbedaan sebagai kunci utama dalam membangun hubungan sosial yang harmonis. Dalam konteks Indonesia yang multikultural, toleransi memegang peranan penting sebagai faktor strategis untuk memperkuat persatuan dan kesatuan di tengah-tengah keberagaman. Sikap toleransi ini tidak hanya penting untuk menjaga kerukunan antar individu, tetapi juga untuk mendukung stabilitas sosial dan perdamaian di negara yang memiliki keragaman budaya dan agama yang luar biasa
References
Ahmad M. The Implementation of Gusdurian Pasuruan's IPK in Increasing Tolerance Value in Religious People in SMA Negeri 1 Purwosari, Pasuruan District. J Mu’allim. 2021;3(1):[cited 2025 Mar 29]; available from: https://doi.org/10.35891/muallim.v3i1.2503.
Anandari AA. Konsep Persaudaraan dan Toleransi dalam Membangun Moderasi Beragama pada Masyarakat Multikultural di Indonesia: Perspektif KH. Hasyim Asy’ari. Jurnal Religi: Jurnal Studi Agama-Agama. 2022;18(02).
Apandie C, Rahmelia S, Risvan L, Kodun N. Interrelated values between Bhineka Tunggal Ika and religious moderation to strengthen pluralism in Indonesia. J Civics: Media Kajian Kewarganegaraan. 2022;19(1):[cited 2025 Mar 29]; available from: https://doi.org/10.21831/jc.v19i1.45174.
Armstong K. Sejarah Tuhan: Kisah Pencarian Tuhan yang Dilakukan Oleh Orang-Orang Yahudi, Kristen, dan Islam Selama 4.000 Tahun. Bandung: Mizan Media Umum; 2002.
Ashrofiah P, Hafil A. Pola Interaksi Siswa-Siswi Kristen dan Muslim dalam Membangun Toleransi Beragama. J Isl Soc Stud. 2023;1(1):[cited 2025 Mar 29]; available from: https://doi.org/10.30762/jiss.v1i1.1338.
Bauto LM. Perspektif Agama dan Kebudayaan dalam Kehidupan Masyarakat Indonesia (Suatu Tinjauan Sosiologi Agama). Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial. 2016;23(2):11. DOI:10.17509/jpis.v23i2.1616.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Kamus Besar Bahasa Indonesia. 4th ed. Jakarta: Balai Pustaka; 1995.
Fadillah M, Hassel Yasa Satria M, Oktaviani N. Sikap Toleransi dalam Pluralisme Budaya dan Kebudayaan di Indonesia. 2023.
Heriyono H. Internalisasi Prinsip Moderasi Beragama Melalui Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di SMA. Acad J Teach Learn. 2024;3(1):[cited 2025 Mar 29]; available from: https://doi.org/10.59373/academicus.v3i1.49.
Huda U, Asyik N, Sugiarti I. Bhineka Tunggal Ika Village: Patterns of Religious and Cultural Relations in a Local Wisdom-Based Multireligious Society. J Fuaduna: Jurnal Kajian Keagamaan dan Kemasyarakatan. 2022;6(1):[cited 2025 Mar 29]; available from: https://doi.org/10.30983/fuaduna.v6i1.5526.
Imarah M. al-Samâhah al-Islâmiyyah: Haqīqatu al-Jihâd, Wa al-Qitâl, Wa al-Irhâb. Kairo: Maktabah Syuruq al-Dauliyyah; 2005.
Ismardi A. Meredam Konflik Dalam Upaya Harmonisasi Antar Umat Beragama. Toleransi: Media Komunikasi Umat Bergama. 2014;6(2):200–222.
Melasari F, Detasari M, Sriwulan F, Verliansyah R, Santi L, Ariko R, et al. Bentuk Toleransi Antar Umat Beragama dalam Menjaga Identitas Nasional dan Bhineka Tunggal Ika. IJOCE: Indonesia J Civ Educ. 2021;2(1):[cited 2025 Mar 29]; available from: https://doi.org/10.31539/ijoce.v2i1.3104.
Mulyatno C. Pancasila as a Philosophical Basis of Religious Education in the Context of Indonesian Religious Diversity. WISDOM. 2022;4(3):[cited 2025 Mar 29]; available from: https://doi.org/10.24234/wisdom.v4i3.806.
Oktavia NI, Torro S. Pengaruh Pendidikan Multikultural terhadap Tingkat Toleransi Beragama Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Universitas Negeri Makassar. Pinisi Journal Of Sociology Education Review. 2021;1(2):41-47.
Tobi PB. Kerukunan dan Toleransi dalam Perspektif Hukum Kasih. Available from: kemenag.go.id.
Wacana B. Kerukunan Umat Beragama dalam Agama Budha. Available from: kemenag.go.id.
Widyana K, Darsana I, Arta I. Religious Moderation in the Framework of Bhinneka Tunggal Ika in Indonesia. Adv Soc Sci Educ Humanit Res. 2022;[cited 2025 Mar 29]; available from: https://doi.org/10.2991/assehr.k.220108.029.
Yunus FM. Konflik Agama Di Indonesia: Problem Dan Solusi Pemecahannya. Substantia. 2014;16(2):217–228.





