CAMPUR KODE BAHASA INDONESIA–INGGRIS PADA UNGGAHAN INSTAGRAM MAHASISWA PERGURUAN TINGGI
Keywords:
campur kode, Instagram, mahasiswa, sosiolinguistik, identitas digitalAbstract
Fenomena campur kode bahasa Indonesia–Inggris semakin banyak ditemukan dalam komunikasi digital, khususnya pada media sosial Instagram yang digunakan secara luas oleh mahasiswa. Meskipun kajian mengenai campur kode di media sosial telah berkembang, penelitian yang secara khusus mengkaji bentuk dan fungsi campur kode pada unggahan Instagram mahasiswa perguruan tinggi masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk campur kode bahasa Indonesia–Inggris serta fungsi komunikatifnya pada unggahan Instagram mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Miftahul Ulum Pamekasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data berupa caption Instagram yang mengandung campur kode dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan simak-catat. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campur kode berbentuk kata, frasa, dan klausa, dengan bentuk kata sebagai yang paling dominan. Fungsi campur kode meliputi pembentukan identitas modern dan global, peningkatan daya tarik pesan, ekspresi emosi, serta penyesuaian terhadap budaya komunikasi digital. Temuan ini menunjukkan bahwa campur kode tidak hanya berfungsi sebagai strategi linguistik, tetapi juga sebagai sarana konstruksi identitas digital dan representasi kemampuan bilingual mahasiswa
References
Cholsy, H., & Asteria, P. V. (2026). Performing plurilingual identity through code-mixing: French-speaking BIPA learners on Instagram reels. International Journal of Bilingualism.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications.
Hikmarezki, F. P., Widayati, W., & Mardiana, N. (2024). Campur kode di media sosial Instagram “Overheardbeauty”. Jurnal Syntax Imperatif, 5(2), 219–224.
Kamayana, I. G. N. P. (2025). An analysis of code switching and code-mixing on Instagram reels. In Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) (Vol. 7, pp. 31–38). https://doi.org/10.36002/snts.v7i.3538
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.
Nose, A. (2024). Analysis of the use of code switching and code mixing in Instagram captions of Indonesian artists. Journal of Islamic Culture and Literature (JICeL), 3(2), 249–269.
Rosmaria. (2024). Changes in Indonesian students' linguistic identity in the use of code-mixing in Instagram captions: A digital sociolinguistic study. Journal of Linguistica, 1(2), 24–33. https://doi.org/10.62872/37dqmr18
Rufaidah, D., Ermawati, E., & Suhita, R. (2023). Fenomena campur kode pada media sosial Instagram mahasiswa. Jurnal Sastra Indonesia, 12(2), 113–118.
Sakulpimolrat, S., & Nababan, M. R. (2025). Analisis campur kode dan alih kode pada akun Instagram “OVERHEARDJKT”. PRASASTI: Journal of Linguistics, 10(1).
Shoolihah, R. (2024). Peristiwa campur kode berdasarkan kemampuan bilingualisme dalam sosial media: Instagram dan Twitter: Kajian sosiolinguistik. Jurnal Pena Indonesia, 10(1), 1–15.
Zebua, Y., Munthe, L., Manik, S., & Suprayetno, E. (2025). Code-mixing of Indonesian and English on Instagram social media. Journal of Applied Linguistics, 4(2), 292–301. https://doi.org/10.52622/joal.v4i2.361





